Minggu, 15 Agustus 2010
road to future
musim pengangguran paska lulus SMA bentar lagi selesai... kenapa aku bilang “musim pengangguran” ?? yaa, mungkin itu memang sebutan yang paling tepat buat liburan panjang lulus SMA yang luar biasa lamanya. dan saat ini adalah akhir dari masa-masa itu, musim kuliah sebentar lagi dimulai. cukup banyak juga temen-temen aku yang udah OSPEK, mereka mulai mengenal dunia baru, dunia untuk mencapai masa depan mereka yang cerah di hari esok.
selamat yaa buat temen-temen yang udah resmi jadi mahasiswa di universitas yang kalian banggaiin... sekarang jalan kalian udah ada didepan mata. kalian yang memilih, dan kalian harus siap jalani segala konsekuensi dari pilihan kalian. tapi buat temen-temen yang belum tercapai cita-citanya buat ada di universitas atau jurusan yang kalian harapin, tetap semangat yaa... kejar terus cita-citamu !! mungkin bukan untuk tahun ini, tapi masih ada tahun depan. begitu juga buat kalian semua temen-temen aku yang dengan sangat terpaksa tahun ini belum bisa kuliah, mugkin karena masalah biaya atau nasib yang kurang beruntung. tetap semangat !! dan tetap berusaha dan berdoa dengan maksimal. karena Allah pasti akan kasih jalan yang terbaik buat kalian semua...
yaah... tanpa terasa kita udah lalui kurang lebih 12th masa-masa sekolah. mulai dari bangku SD, SMP, dan SMA. masing-masing masa sekolah pasti punya karakter yang beda. SD, jelas kita baru mengenal dunia luar dari rumah. usia masih sangat dini, kebanyakan orang tua masih sangat menjaga perkembangan anaknya. SMP, kita mulai kenal dunia baru yang lebih luas. temen-temen yang lebih banyak. disini biasanya kita mulai menemukan temen-temen yang mungkin bisa dibilang sahabat. masa remaja yang mulai tumbuh membuat aku dan mungkin kebanyakan orang juga mengalami masa labil dilingkungan yang baru. SMA, ini yang katanya kebanyakan orang-orang dewasa bilang masa-masa paling indah selama sekolah. yaa, disinilah kita biasanya mulai perlahan lepas dari kontrol orang tua. kita cenderung lebih nyaman berada bersama temen-temen yang kita rasa lebih mengerti diri kita. usia yang mulai tumbuh dewasa membuat kita sekmakin memahami arti hidup. mulai dari persahabatan, kerjasama (contek-mencontek, ga ikut pelajaran, bohongin ortu), sampai masalah percintaan mungkin (hehe...) mungkin memang masa ini yang paling indah, penuh warna. aku yakin temen-temen yang baca juga punya pendapat yang sama... (sedikit ke-PD-an.)
semua masa itu pasti punya kesan tersendiri dibenak kita. ada kesan yang positif, ada juga yang negatif pastinya. naah, sebentar lagi aku dan mugkin buat temen-temen kebanyakan juga akan menjalani masa-masa menjadi MAHASISWA. waaah, kayak apa yaa ?? kalo aku pribadi, denger kata mahasiswa tuh keren kayaknya yaa... dari makna katanya luar biasa banget kayaknya. kalo Allah SWT kan Maha Kuasa, Maha Melihat, Maha Mendengar, dan banyak lagi (saking banyaknya jadi ga bisa disebutin semua) naaah, kalo kita tuh Mahasiswa... jadi ?? (silahkan jawab sendiri...)
buat orang-orang yang belum pernah ngrasain jadi mahasiswa pasti belum bisa cerita pasti kan gimana jadi mahasiswa itu... mungkin bisa cerita, tapi dia juga diceritain orang lain bukan jalani sendiri. dan temen-temen pasti punya bayangan yang beda-beda tentang mahasiswa itu. kalo aku menurut penafsiranku sih mahasiswa itu sibuk, banyak tugas, capek, harus lebih mikir, harus rajin belajar (sumber : liat orang yang udah jadi mahasiswa dan diceritain langsung ma orang yang udah jadi mahasiswa.) tapi ko ada juga yaa kalo aku liat tetangga aku tuh ada juga yang jadi mahasiswa tapi ko nyante abiiizzz... kenapa aku bilang gini ?? soalnya sering banget aku liat orang itu nongkrong dijalan ma temen-temennya sambil ngrokok2 gitu... maaf nih, jadi kesannya kayak ga ada beban gitu kalo aku liat.
jadi yang bener mahasiswa itu kayak gimana donk ?? hahaha. pertanyaan ga penting mungkin yaa... iyaa juga sih, terus apa donk gunanya aku posting ?? namanya juga curhat, berbagi cerita yang ada dipikiran aku... yang jelas jadi mahasiswa berarti punya lingkungan baru dan kehidupan baru. kita harus bisa adaptasi ma semuanya. dan sekarang saatnya kita goreskan tinta emas dari tangan kita sendiri tanpa bayang-bayang orang lain (kayak postingnya hanum kayaknya.. hehe.) ini saatnya kita wujudkan cita-cita kita biar bisa bikin bangga semua orang yang sayang ma kita. orang tua, keluarga, guru ngaji, guru-guru kita dari TK, SD, SMP, SMA, temen-temen, tetangga, dan semua orang yang care ma kita. semangat terus temen-temen semua... dimanapun kaliyan menuntut ilmu, esok hari kita akan bertemu lagi dimasa depan yang cerah. amiiiien...
Selasa, 20 Juli 2010
Cara Tips Agar Menghapal Lebih Cepat
Sadar kalo nanti kuliah, jurusanku bener-bener butuh banget sama yang namanya hapalan. Harus bisa cepet hapal pastinya... Semoga tips ini bakalan bermanfaat buat aku, dan kaliyan semua yaa...
1. Panca Indera.
Di dalam membaca keterampilan memperhatikan perlu kita pelajari, karena akan sulit mengingat sesuatu apabila kita tidak memperhatikan dari awal. Dengan menggunakan kombinasi penglihatan (mata), bunyi (telinga), gerak (tangan dan kaki), bau (hidung), dan rasa (lidah), akan menciptakan memori terkuat.
2. Membuat Kesan.
Cara supaya sesuatu dapat diingat membuat menjadi lebih berkesan, buat kesan objek yang akan kita ingat secara imajinatif dan berlebih-lebihan.
3. Mainkan Emosi.
Untuk memainkan emosi dengan membuat kesan yang bermuatan cinta, kebahagiaan, dan kesedihan mudah untuk diingat. Dengan menggunakan kesan dari perasaan hangat, perasaan yang membuat jantung kita berdegup kencang dan memancarkan kebahagiaan, akan membantu memori kita.
4. Imajinasi dan Asosiasi.
Pergunakanlah asosiasi dan imajinasi pribadi kita seperti anggota-anggota keluarga kita, rumah kita, kantor, teman-teman, peristiwa, dan hal-hal yang istimewa bagi kita.
5. Repitisi.
Usahakan selalu berkonsentrasi secara penuh pada materi yang sedang dipelajari dan mengulangnya dengan cara yang berbeda dan kreatif seperti mengucapkannya keras-keras dan lebih baik bila dibuat peta pikiran.
6. Password.
Usahakan mengingat bagian pertama dan terakhir karena bagian tersebut paling mudah untuk diingat. Buat password untuk bagian-bagian tersebut dan jadikan keyword untuk mengingat bagian-bagian lain.
Masih pusing? Cool… Ini langkah-langkah yang harus kamu lakukan agar dapat memahami bacaan dengan cepat:
1. Perhatikan kata-kata penting.
Yang dibaca adalah hanya kata-kata yang penting seperti judul, sub judul, kata bercetak tebal, bergaris miring dan buat peta pikiran.
2. Coba hubungkan.
Kemudian renungkanlah apa yang telah diperoleh dari langkah pertama, hubungkan masing-masing sub judul dengan judul. Pikirkan dengan cara menerka-nerka apa yang kira-kira dibahas dalam judul. Dengan menerka-nerka berarti mengaktifkan fungsi kerja otak.
3. Baca ulang.
Ulangilah dengan membaca kembali kata-kata penting satu kalimat pertama untuk setiap paragraph, karena biasanya ide utama setiap paragraph ada di kalimat utama yaitu kalimat pertama masing-masing paragraf, terutama untuk tulisan karya ilmiah.
4. Pahami isi.
Kemudian renungkan kembali apa yang telah kita peroleh. Biasanya kita telah memahami isi tulisan secara umum dan menyeluruh. Apabila muncul pertanyaan dalam tulisan yang sedang kit abaca untuk mengetahui lebih detil lagi, tebaklah jawaban-jawaban yang mungkin menurut kita. Benar atau salah tebakan kita bukan masalah yang jelas dengan menebak otak kita menjadi lebih aktif
5. Baca bagian yang menarik.
Kemudian bacalah bagian bacaan yang menurut kita perlu atau menarik.Renungkan kembali apa yang telah kita peroleh.Ulangi langkah ini, lengkapi dengan membuat peta pikiran
Buat yang uda baca, kalo kaliyan punya tips yang berhubungan ma artikel ini kasih tau yaa... Okee, sukses buat kaliyan !!! Selamat mencoba... Good Job.
Jumat, 18 Juni 2010
Kiat Menjadi Unggul
By. Abdullah Gymnastiar
Sungguh beruntung bagi siapapun yang dikaruniai oleh-Nya potensi dan bakat untuk unggul. Le
bih beruntung lagi bagi siapapun yang di karuniai kemampuan untuk mengoptimalkan potensi dan bakatnya sehingga menjadi manusia unggul dan prestatif. Namun, betapa banyak pula orang yang cukup potensial tetapi tidak menjadi unggul. Betapa banyak orang yang memiliki bakat terpendam dan tetap “terpendam”, tidak tergali karena tidak tahu ilmu untuk mengoptimalkannya.Padahal tiap orang pada dasarnya memiliki potensi untuk unggul, termasuk kita. Berikut ini beberapa kiat menjadi pribadi unggul dan prestatif.
1. PERCAYA DIRI
Bagi orang yang ingin memacu percepatan dirinya, maka tidak bisa tidak waktu adalah kuncinya. Sebab sesungguhnya waktu adalah hidup kita. Orang bodoh adalah orang yang diberi modal hidup berupa waktu kemudian ia sia-siakan. Ada tiga kelompok orang yang menggunakan waktu, yaitu : Orang sukses, yaitu orang yang menggunakan waktu dengan optimal, salah satu cirinya adalah ia melakukan sesuatu hal yang tidak di minati oleh orang gagal.Orang malang, yaitu orang yang hari-harinya diisi dengan kekecewaan dan selalu memulai sesuatu pada keesokan harinya.Orang hebat, yaitu orang yang bersedia melakukan sesuatu sekarang juga. Bagi orang hebat tidak ada hari esok, dia berkata bahwa membuang waktu bukan saja kejahatan, tetapi suatu pembunuhan yang kejam.Karena mengetahui dan menyadari akan pentingnya waktu berarti memahami pula nilai hidup dan kehidupan ini. Oleh karena itu, yang pertama dan utama yang harus dilakukan untuk menjadi pribadi unggul adalah pantang menyia-nyiakan waktu. Kita tidak boleh melakukan sesuatu dengan sia-sia, sebab semua yang dilakukan sangat pasti memakan waktu, sedangkan waktu itu sangat berharga. Tidak mungkin kita melakukan yang sia-sia (mubadzir), bukankah perbuatan mubadzir itu adalah perbuatan syetan, Alloh SWT berfirman : “sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syetan, dan syetan itu sangat ingkar pada Tuhan-Nya”. (QS. Al Israa (17:27)
Lihatlah hidup keseharian kita, seringkali secara sadar atau tidak telah melalaikan waktu. Anehnya tidak jarang setengah mati kita menjaga harta kita supaya tidak hilang dicuri orang, tapi jarang menjaga waktu agar tidak dicuri dengan hal-hal yang sia-sia. Berapa banyak kita ngobrol sia-sia yang berarti dia telah mencuri waktu kita. Berapa banya waktu kita untuk nonton TV yang tidak semua acaranya mendidik kita agar lebih berhasil guna dan berdaya guna, dan TV telah mencuri waktu kita. Maka mulai sekarang pantanglah kita menyia-nyiakan waktu tanpa faedah. Alloh berfirman: “Sesungguhnya berintunglah orang-orang yang beriman, yaitu orang yang khusu dalam sholatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna”. Artinya sholat yang terpelihara mutunya, khusu namanya, yang dilakukan oleh orang-orang yang benar-benar menjaga kualitas mutu sholatnya, itulah yang beruntung.Jadi pastikan waktu yang digunakan hanya diisi untuk memacu dan menempa kemampuan diri. Artinya setiap jam, setiap hari, setiap minggu yang kita lalui harus selalu benar-benar full manfaat dan lebih yang orang lain lakukan.
2.SISTEM YANG KONDUSIF
Sistem yang kita masuki itu akan sangat mempengaruhi percepatan diri kita, salah dalam memilih sistem, memilih lingkungan maka akibatnyapun akan segera kita rasakan. Maka barang siapa ingin memiliki percepatan diri yang baik untuk menjadi unggul, maka harus bisa mencari sistem dan lingkungan atau teman-teman yang berkualitas. Sistem yang memiliki keunggulan dari standar biasa, lingkungan yang memuliakan perilaku yang terjaga, teman yang memiliki kehalusan budi pekerti yang tinggi. Apa bila kita memasuki dalam sistem seperti ini, maka imbasnya pada diri kita jua. Percepatan kita akan terkontrol untuk menjadi unggul dan bermutu. Lembaga atau organisasi yang memiliki sistem yang unggul, banyak yang telah membuktikan dirinya tampil dalam kehidupan bermasyarakat lebih maju dan lebih bermutu.
Maka kalau ingin memiliki pribadi yang unggul, tangguh dan prestatif, pastikan untuk tidak salah dalam memilih pergaulan. Sebab salah dalam memilih pergaulan lingkungan, salah dalam memilih sistem, berarti telah salah dalam memilih kesuksesan. Ingatlah pepatah “Bergaul dengan tukang minyak wangi akan kebawa wangi, bergaul dengan pandai besi akan kebawa bau bakaran”.
3. BERDAYA SAING POSITIF
Dalam setiap kesempatan dan lingkungan, kita harus memiliki naluri berdaya saing positif. Kalau tidak, pasti kita akan berat menghadapi hidup ini. Majalah “Panji” pernah memberitakan bahwa beberapa tahun lagi Universitas-Universitas luar negri, seperti Oxford, Harvard, UCLA, Stanford dan Universitas beken lainya, akan masuk ke Indonesia. Kenyataan ini akan membuat miris beberapa perguruan tinggi. Sikap ini nampaknya dipicu oleh kenyataan adanya kesenjangan kualitas Perguruan Tinggi dalam negri dan Perguruan Tinggi luar negri.
Bagi Perguruan Tinggi yang tidak memiliki mental berdaya saing positif, akan membuat mereka panik, kalang kabut karena takut kesaingan. Melihat kenyataan yang sama atau lebih darinya, maka akan dianggap sebuah ancaman yang seolah-olah akan menghancurkanya.Namun bagi yang memiliki mental bersaing yang positif, hal itu justru akan di tanggapi dengan senang hati, seolah-olah dia mendapatkan sparing partner yang akan memacunya lebih berkualitas lagi. Sebab mereka yang tidak diberi pesaing, kadang-kadang tidak membuat mereka maju.
Pepatah mengatakan bahwa “lebih baik menjadi juara dua di antara juara umum, dari pada jadi juara satu dari yang lemah, atau juara utama dari yang bodoh”. Karena yang terpenting bukan jadi juaranya, tapi bagai mana caranya kita memompa kemampuan optimal dalam menjalani kehidupan. Lebih baik juara dua di antara juara dari pada juara umum di antara yang kalah. Sahabat-sahabat sekalian, kita janganlah sebel jika melihat orang lain lebih baik dari kita, karena orang-orang yang suka iri hati, sebel dongkol kepada prestasi orang lain, biasanya tidak akan unggul. Berani bersaing secara sehat dan positif adalah kunci menuju gerbang kesuksesan.
4. MAMPU BERSINERGI (BERJAMAAH).
Steven R. Covey, mencantumkan sinergi sebagai salah satu dari tujuh kebiasaan yang efektif. Dalam bersinergi atau berjamaah akan tercermin perbedaan nilai tiap individu, yang kalau kita mampu mengelolanya akan melahirkan team work yang solid, dimana nilai hasilnya akan jauh lebih besar, lebih dahsyat atau lebih unggul dibandingkan kalau dilakukan sendiri-sendiri. Makin besar kekuatan sinerginya dalam setiap kali berinteraksi dengan yang lain, maka akan semakin besar pula kemampuan yang di hasilkan , itulah diantara kunci menjadi unggul. Jadi kalau ingin menjadi unggul, nikmati hidup berjamaah, karena seorang yang pintar jika bertemu orang yang pintar akan bertambah pintar. Untuk itu berjamaahlah, tapi berjamaah yang positif, karena berjamaah itu ada kalanya saling melemahkan dan saling melumpuhkan. Maka, lakukanlah branchmarking (studi banding) ke institusi lain sebagai perbandingan, dan ini sangat penting. Hal ini agar pemikiran kita terus berkembang tidak mandek atau di situ-situ terus.. Oleh karena itu jangan pernah meremehkan orang lain, setiap bertemu orang harus jadi sarana perubahan dan penambahan wawasan kita. Jangan merasa pintar sendiri, merasa yang terbaik, yang terbagus, maka sebenarnya kita telah menjadi yang terbloon.
5. MANAJEMEN KALBU
Tidak bisa tidak, bagi pribadi yang ingin unggul dan prestatif maka dia harus mampu mengendalikan suasana hatinya, karena orang itu tergantung suasana hatinya. Kalau hatinya merasa gembira, maka dia gembira. Kalau hatinya sedang sedih maka sedih pula dirinya, kalau hatinya lagi dongkol, ngambek , maka seperti itulah dirinya. Semua tergantung pada suasana hatinya, maka bagi orang yang tidak mampu mengendalikan/mengelola hatinya akan merasa repot dalam menghadapi hidup ini. Rosululloh SAW bersabda “ingatlah dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging. Kalau segumpal daging itu baik, maka akan baiklah seluruh tubuhnya, tetapi bila rusak, niscaya akan rusak pula seluruh tubuhnya. Segumpal daging itu bernama hati”,(HR. Bukhari – Muslim).
Sebenernya kayak apa sih kuliah di FK ??
Saking senengnya... Aku jadi sering browsing artikel tentang kesehatan, pinjem buku-buku kedokteran yang tebelnya minta ampuuun... Yaah, dari pada nganggur. Selain itu aku juga sering cari info tentang kuliah kedokteran itu kayak apa sih?? Jujur, aku penasaran banget...
Suatu saat, pas lagi browsing ga sengaja nemuin artikel baguss banget.. tapi sekaligus nyeremin juga siih.
Artikel yang paling menyentuh judulnya "Dokter atau Monster??". Nah, dari judulnya aja uda nyeremin... Artikel itu aku baca dari indonesianmedical.blogspot.com. Didalemnya juga banyak artikel kedokteran lain yang bermanfaat banget buat aku.
Nggak cuma itu, aku juga banyak baca blog anak-anak FK di Indonesia. Mereka semua bilang kalo kuliah di FK itu ga ENAAAK!!! Tiap hari praktekum, kuliah pagi pulang sore, tiap hari harus ngerjain tugas buat hari besoknya. Pokoknya cape banget!!! Belum lagi kalo ujian, soalnya minta ampun susahnya...
Aku jadi tambah penasaran... Aku tanyain langsung ke kakak kelas SMA yang udah jadi mahasiwa FK Unsoed. Aku tanya, emang bener sama semua artikel yang aku baca, kalo anak FK emang kayak gitu kuliahnya?? Eh, dia malah jawabnya, "Baru tau yaa de??". Hahaha... Cuma bisa ketawa deh akunya... Untungnya sih kakak baik hati itu mau berbagi tips. Dia bilang kalo ga cuma otak, fisik yang dibutuhin, tapi mental juga penting banget.
Wah, wah... Jadi tau nih dikit dikit. Jadi sadar juga buat kedepan yang bakal aku hadapin itu kayak apa. Siapin semuanya dari sekarang... Perang akan segera dimulai!!! Hahaha.
